Angin di angka tahun 2008 ini kurasa sangat berbeda dari angin di angka tahun-tahun sebelumnya. Malamku bagai siang, siangku bagai neraka dalam pikiranku. Setiap detik pikiran ini melayang entah menjelajah dunia bagian mana yang tidak ada ujung di setiap harinya. Hatiku berkecamuk setiap waktu, jantungku berdegup kencang tak beraturan, nafasku tersengal-sengal setiap jengkal langkahku. Pikiran yang ada di awal tahun ini membuat badanku - jiwaku tidak berjalan harmoni layaknya manusia normal lainnya. Pagiku membuat perutku selalu dilukai muntahan air berwarna kuning kecoklatan saat aku mandi habis sikat gigi. Sakit banget rasanya mengeluarkan cairan yang tidak seberapa banyak itu. Rasanya otot-otot perutku mau keluar. Penyakit maagku tidak mau kalah. Setiap pagi menyerangku sebelum aku berangkat kerja ke PLN Sleman. Tanganku dan pikiranku tidak berjalan seirama dengan degub jantungku, hasilnya bisa dibayangin sendiri. Amburadul. Tidak tenang dan tidak konsentrasi. Kata-kata yang kudengar hanya sekedar lewat begitu saja. Hal yang kulakukan pun sungguh diluar kebiasaanku. Bangun pagi jam 7, tidak sholat subuh, enggak makan, enggak perhatian ma kucing-kucing peliharaanku yang setiap pagi kupamitin satu-satu tiap ak mau berangkat kerja. Mencium tangan ibuku pun jauh dari pikiran, padahal setiap paginya sebelum ak berangkat ke manapun hal itu selalu kulakukan. Berkat MAMA berkat yang luar biasa. Itu motto setiap keberhasilan yang kualami saat ini. Memberi sambutan hangat untuk zephyrku pun tak terbayangkan. Hanya melihatnya menjemputku di pagi hari dan memeluknya setiap menjemputku di sore hari.
Malam-malamku bagai siang yang berjalan dua kali lipat lebih lambat dari biasanya. Pikiran yang ada di siang hari terus menerus berjalan diotakku berputar tidak beraturan di malam hari. Tadinya mikir A trus mikir B trus mikir Z trus mikir deretan angka trus menghitung perkalian cepat dalam bayangan angka imajiner. GILA. Malam-malam yang seharusnya kunikmati untuk tidur mengistirahatkan segala macam aktivitas pikiran ini malah semakin ruwet tidak karuan. Aku semakin kehabisan nafas malam panjangku.
Siangku lebih parah lagi. Aku bilang siang di awal angka tanggal di tahun 2008 seperti neraka dalam kepalaku. Segala macam kemungkinan untuk minggu ke dua dan ke tiga di bulan Januari ini kususun demikian rapi sedetil mungkin dari persiapan ke Jakarta, biaya ke Jakarta, Jadwal Nginep di Jakarta, Belanja di Jakarta, Oleh-Oleh untuk ke Jakarta, Siapa aja yang akan kutemui di sana (teman diplomaku, teman surveyku, PakDhe yang sudah 10 tahun tidak pernah kutemui), yang sangat penting berkas-berkas CPNS yang kubutuhkan diantaranya SKCK, Kartu Kuning, Surat Keterangan Bebas Narkoba, Surat Kesehatan Sehat Jasmani, Surat Keterangan Sehat Rohani, Legalisir Ijasah dan transkrip nilai, Piagam-Piagam Penghargaan, C1, KTP, Akte Kelahiran ampek backup semua file kubawa. Yang semakin membuatku depresi ak harus bersikap professional untuk pekerjaan yang saat ini kuemban. Rencana dan laporan pertanggung jawaban sudah mulai kutulis agar besoknya lebih entengan. Rencana validasi ke lapangan sudah kususun sampai jadwal harianku setelah aku pulang dari Jakarta nanti. Yang semakin membuatku pikiranku berkecamuk aku tidak tahu apa yang harus kulakukan saat ini. PARAH. Ak menyiapkan untuk 5 hari ke depan malah aku tidak menyiapkan apa yang kulakukan sekarang. Auuggggggggggghh..........masih banyak yang kupikirkan sampai aku tidak berhasil menuliskannya di blogg ini. Aku pengen refressing.........................Jalan-jalan ke Mall or Nonton pilm di bioskop or makan-makan di chinesse food or di PH or baca buku-buku penggugah jiwa.
CPNS membuatku setress.......CPNS membuatku GILA. Bukannya membuatku bahagia.......CPNS membuatku sakit sebelum bertanding. Sakit perutku kurasakan dari pagi sampai maghrib. Mualku menjadi-jadi setiap aku bau makanan dimasak. Dari pagi sampai malam aku tidak makan hanya minum teh anget en jeruk anget aja. Konsentrasiku buyar setiap ada orang mengajakku berbicara. Aku malah melayang membayangkan jadi apa aku sebulan ke depan......Jadi apa aku setaon ke depan. Mukaku tidak karuan. Pakai bedak aja malas-malasan. Pakai baju saja asal-asalan. Aghhrrrrrr.............CPNS Make Me Sick.......
Mungkin ini kali ya Fobia CPNS......
Sesuatu yang diluar angan-angan dan keberhasilan yang unpredictable......
Jawabannya besok tunggu setelah aku pulang pemberkasan di Jakarta ya....
Apa jiwaku kembali seperti semula atau lebih parah dari ini?
c u one week later.......
2 komentar:
Jeng,kamu ternyata penuh dengan perencanaan detil ya hari per hari..capek banget kan..
ehmm gimana klo perencanaannya cukup persiapan cpns aja.yang di PLN Sleman ga perlu direncanain dan terjadwal banget.
Let it flow..biarkan hari mengalir..tugas2mu sekarang biarkan mengalir..baca blogmu ini jadi ikutan capek..Kok harimu amburadul bagt thooo...
iya mbak vanya....
bener-bener amburadul.......
diriku pun tidak bisa menguasai diri sendiri
Kalo cuman ngebayangin CPNS aja takut banget....takut targ sesuai harapan jeh.......jadi walau bagaimanapun tetep merencanakan klog ketrima cpns...
hehehehhee
Posting Komentar